Banyak Ide Tapi Tidak Ada yang Terealisasi?

Hari Ke-8

Pernah nggak sih kamu merasa ide-ide terus bermunculan di kepala, tapi tak satu pun benar-benar jadi kenyataan? Rasanya seperti terjebak dalam tumpukan rencana hebat yang hanya berhenti di angan. Padahal, semangat di awal begitu besar—namun entah kenapa, langkah pertamanya tak kunjung dimulai, atau justru berhenti di tengah jalan.

Satu ide muncul saat cuci muka. Satu lagi waktu dengar suara hujan.
Belum sempat ditulis, sudah datang ide berikutnya, lalu berikutnya lagi, sampai akhirnya… hanya jadi keramaian di kepala.

Lucunya, semakin banyak ide, semakin susah bergerak.
Karena saat satu ide mulai dijalani, yang lain mulai ribut, seolah-olah bilang, “Eh, kenapa bukan aku yang dipilih?”

Akhirnya duduk saja, menatap dinding, mencoba memilih satu — dan yang terjadi adalah membuat peternakan di game selama berjam-jam.

Awalnya aku pikir semua harus sempurna: konsep matang, eksekusi rapi, hasil memuaskan. Tapi justru ini membuatku menunda terus. Aku sadar, perfeksionisme sering menyamar sebagai “standar tinggi”, padahal yang terjadi sebenarnya adalah takut gagal.

Tapi mungkin tidak apa-apa. Mungkin pikiran seperti ini tidak rusak, hanya terlalu semangat.
Setelah melalui banyak fase itu, aku belajar bahwa ide tidak akan pernah cukup. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk memulai, sekecil apa pun langkahnya. Tidak ada ide yang benar-benar hidup sebelum kita memberi napas lewat tindakan.

Spread the love
Scroll to Top